Jurnalistik Kelas: Proses Pembuatan Mading Kreatif SMP Islam As-Syafi’iyah 02

SMP Islam As-Syafi’iyah 02 kembali menunjukkan kreativitasnya melalui program Jurnalistik Kelas yang berfokus pada Proses Pembuatan Mading Kreatif. Proyek ini memberdayakan siswa untuk menjadi jurnalis cilik, menuangkan ide dan informasi ke dalam media visual . Mading kreatif ini menjadi media komunikasi utama sekolah.


Jurnalistik Kelas ini melibatkan semua siswa dalam siklus produksi lengkap. Mereka belajar mulai dari perencanaan tema bulanan, pengumpulan berita, hingga teknik penulisan yang menarik. Tujuannya adalah menanamkan keterampilan literasi, berpikir kritis, dan kemampuan bekerja sama dalam tim Jurnalistik Kelas yang solid.


Proses Pembuatan Mading Kreatif dimulai dengan rapat redaksi kecil di setiap kelas. Siswa menentukan rubrik dan alokasi tugas, memastikan setiap anggota memiliki peran yang jelas dan bertanggung jawab. Guru pembimbing hanya memfasilitasi, mendorong otonomi siswa dalam jurnalistik kelas ini.


Aspek Mading Kreatif sangat ditekankan. Siswa menggunakan berbagai bahan daur ulang, ilustrasi buatan tangan, dan desain unik untuk menarik perhatian pembaca. Mereka belajar bahwa presentasi visual sama pentingnya dengan isi berita yang disajikan.


Salah satu tantangan dalam Proses Pembuatan Mading Kreatif adalah memastikan validitas informasi. Siswa dilatih untuk melakukan wawancara dan verifikasi data, menjadikannya jurnalis cilik yang bertanggung jawab. Prinsip-prinsip dasar kejujuran dalam jurnalistik ditanamkan kuat.


Hasil Proses Pembuatan Mading Kreatif ini dipamerkan di koridor utama sekolah, menarik minat siswa dari kelas lain. Interaksi ini memicu diskusi dan umpan balik konstruktif, memperkaya pengalaman jurnalistik kelas dan memperluas pengetahuan.


Kepala sekolah sangat mendukung program Jurnalistik Kelas ini, melihatnya sebagai sarana praktis pengembangan bakat non-akademik. Ia berharap para jurnalis cilik ini kelak menjadi individu yang mampu menyampaikan gagasan secara efektif dan etis.


Penghargaan rutin diberikan untuk Mading Kreatif terbaik, memicu persaingan sehat antar kelas. Bukan sekadar hadiah, apresiasi ini menegaskan pentingnya kualitas dan inovasi dalam setiap Proses Pembuatan Mading Kreatif di sekolah.