Target Hafalan yang terukur menjadi panduan terarah bagi para siswa dalam menempuh program pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Islam. Menyampaikan Target Hafalan secara transparan di awal tahun ajaran membantu murid baru menyusun strategi belajar mandiri serta menumbuhkan komitmen pencapaian hafalan. Pendekatan metode murajaah atau pengulangan hafalan secara teratur menjadi kunci utama agar hafalan ayat-ayat suci yang telah dihafalkan dapat melekat dengan kuat dalam ingatan. Pengelolaan target Al-Qur’an yang sistematis mendidik siswa untuk memiliki manajemen waktu yang baik.
Target Hafalan yang ditetapkan oleh sekolah diintegrasikan secara padu ke dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan ibadah harian peserta didik. Program Al-Qur’an ini berjalan seiring dengan pembiasaan ibadah MPLS dan tata tertib santri baru guna membina kecerdasan spiritual serta ketaatan aturan sejak awal masuk sekolah. Pembiasaan ibadah shalat berjamaah dan tadarus harian memperkuat iklim religius di lingkungan sekolah. Istiqamah dalam beribadah membentuk akhlak mulia dalam diri siswa.
Metode murajaah dilaksanakan melalui beberapa teknik, seperti pengulangan mandiri sebelum menyetor ayat, pengulangan berpasangan sesama teman kelas, hingga tasmi’ di hadapan guru pembimbing. Setiap siswa memiliki buku kendali hafalan harian yang diparaf oleh pembimbing dan diketahui oleh orang tua guna memantau perkembangan hafalan secara real-time. Penghargaan berkala diberikan kepada siswa yang berhasil mencapai target dengan tajwid dan makhorijul huruf yang benar. Suasana kompetisi yang sehat dibangun untuk memotivasi pencapaian Al-Qur’an seluruh siswa.
Dukungan orang tua di rumah sangat menentukan keberhasilan siswa dalam menjaga kontinuitas hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Sinergi antara guru pembimbing di sekolah dan bimbingan keluarga menciptakan ekosistem belajar agama yang kondusif. Evaluasi periodik dilakukan untuk membantu siswa yang mengalami kendala teknis menghafal melalui sesi bimbingan khusus. Mari bersama-sama membimbing generasi muda agar mencintai Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan. Penguatan metode pembiasaan Al-Qur’an terstruktur membentuk generasi berakhlaqul karimah.
