Pelatihan Produk Ramah Lingkungan PMR As-Syafiiyah
Pemberdayaan anggota Palang Merah Remaja di SMP Islam As-Syafiiyah 02 terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan edukatif. Berdampingan dengan pelatihan literasi digital dan etika medsos, organisasi kesiswaan ini menggelar praktek pembuatan produk ramah lingkungan. Pelatihan ini bertujuan membangun jiwa kewirausahaan sosial sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Dalam pelatihan produk ramah pemanfaatan limbah domestik tersebut, para peserta diajarkan mengolah sampah organik menjadi sabun pembersih alami. Penggunaan bahan-bahan non-kimia berbahaya ini aman bagi kulit dan tidak mencemari saluran air di lingkungan sekitar. Keterampilan praktis ini memperluas wawasan anggota PMR mengenai pentingnya sanitasi berbasis lingkungan.
Selain pembuatan sabun alami, para murid juga dilatih mengolah jelantah dan sampah plastik menjadi barang guna bernilai ekonomis. Proses ekstraksi dan pemilahan limbah dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan kerja remaja. Hasil karya siswa kemudian dikemas secara rapi untuk dipergunakan dalam lingkungan internal sekolah.
Kreativitas para anggota PMR dalam menciptakan pembersih ramah lingkungan ini mendapat bimbingan langsung dari praktisi daur ulang. Pelatihan ini melatih kedisiplinan, ketelitian, serta kerja sama antaranggota dalam menyelesaikan tahapan produksi. Pembentukan karakter peduli lingkungan menjadi fokus utama rangkaian acara.
Program pelatihan ini memberi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis harian. Hasil karya PMR disalurkan ke fasilitas cuci tangan sekolah sebagai bentuk nyata kontribusi ekstrakurikuler. Sinergi ini memperkuat predikat sekolah berbasis wawasan lingkungan.
Keberhasilan pelatihan kerajinan ekologis oleh PMR SMP Islam As-Syafiiyah 02 menjadi bukti nyata kepedulian remaja pada alam. Penguasaan teknik daur ulang memberikan manfaat ganda bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Diharapkan gerakan kepedulian ini dapat ditiru secara luas oleh siswa lainnya.
